Yesus Menghapus Keburukan

Menghapus Keburukan
Menghapus Keburukan

Zakheus adalah kepala pemungut cukai dan ia seorang yang kaya. Saat itu pemungut cukai sangat dibenci oleh orang-orang Yahudi karena mereka memeras saudara-saudara sebangsanya untuk para penjajah yaitu orang Romawi. Namun saat Yesus datang ke kotanya, Yesus memilih menumpang di rumahnya, meskipun banyak orang di situ bersungut-sungut karena Yesus datang ke rumah orang berdosa. Akhirnya Yesus membawa keselamatan pada Zakheus dan seisi rumahnya karena ia menerima Yesus dengan sukacita dan mengembalikan harta perasannya pada orang miskin bahkan berkali-kali lipat.

Kasih sejati yang mengalir dari Tuhan punya kuasa yang sangat besar untuk membawa perubahan, kepada pribadi setiap orang bahkan kepada dunia. Kasih itu sanggup menyentuh hati dan mengubah hidup, menghapus cap ‘yang berdosa’ menjadi ‘yang diselamatkan’. Dan Tuhan selalu membuka pintu selebar-lebarnya untuk menerima pertobatan dan untuk mengampuni kita. Kita patut bersyukur atas kebaikan Tuhan yang terus mencurahkan berkat dan kasih karunia-Nya.

Yesus telah menghapus cap kita dari manusia lama menjadi manusia baru. Dosa dan cap dari dunia yang selama ini mengikat kita, seperti dianggap hina dan tidak berguna, merasa berdosa dan tidak layak, yang tersisihkan, ataupun yang gagal. Semua cap itu sudah dihapuskan melalui darah Yesus di kayu salib, karena Yesus pun sangat rindu mencari dan menyelamatkan kita. Datanglah pada-Nya, undang Dia ke hatimu, dan biarkan Yesus tinggal di sana untuk mengubah semuanya menjadi baru.

Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

Galatia 5:1

Bagikan Artikel: