Yesus Mengetuk Pintu Hatimu

Mei mempunyai boneka kesayangan. Boneka itu tak pernah lepas dari pelukannya sejak ia kecil. Saat pamannya datang dari luar kota, mei mendapatkan banyak hadiah yang berisi mainan baru. Lalu mei menjadi sibuk dengan dengan mainan-mainan baru pemberian pamannya itu, hingga melupakan boneka lamanya.

Kita juga sering melupakan Yesus. Semakin kita beranjak dewasa, kita memiliki banyak kesibukan. Kita begitu sibuk mengejar impian dan keinginan hingga menggeser posisi Tuhan dalam hidup kita. Tanpa disadari, kita sudah meninggalkan saat teduh dan kita tidak mampu lagi mendengar kehendak Tuhan dalam hati kita.

Dengan adanya kesibukan, kita telah menempatkan Yesus di luar hati kita. Berkali-kali Yesus mengetuk. Yesus rindu mendengar suara kita. Yesus rindu berbincang secara pribadi dengan kita.

Kita boleh sibuk, namun Yesus tetaplah yang nomor satu. Kita boleh bekerja lebih pagi, tapi jangan lupa mengawali hari dengan bersaat teduh. Datanglah kepada Tuhan terlebih dahulu, maka Dia akan menyertai kita sepanjang hari.

Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Wahyu 3:20

Bagikan Artikel:

Tags: , ,


youtube

youtube

youtube

youtube



youtube
facebook
twitter

Motivasi Terkini
Jesus
You might also likeclose