Yang Biasa Menjadi Luar Biasa

Menjadi Luar Biasa
Menjadi Luar Biasa

Gideon adalah salah satu tokoh hebat dalam Alkitab. Ia berhasil mengalahkan 135.000 orang Midian hanya dengan 300 orang pasukan. Tapi sebelum diutus Tuhan untuk menyelamatkan orang Israel, Gideon hanyalah orang biasa. Kaumnya adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan Gideon sendiri adalah yang paling muda di antara kaum keluarganya. Gideon sempat ragu apakah dirinya mampu mengalahkan orang Midian. Namun karena iman dan ketaatan akhirnya Tuhan memenangkan pertarungannya mengalahkan orang Midian.

Tuhan memanggil kita semua untuk dipakai menjadi pelayan-Nya di dunia ini. Tuhan mencari orang-orang yang bersedia menjalani proses untuk dibentuk menjadi bejana-Nya yang mulia dan berharga. Tuhan juga memilih orang-orang yang tidak diperhitungkan dunia, bukan hanya orang-orang yang kuat atau pintar. Ia memakai orang-orang biasa untuk menjalankan rencana-Nya, supaya dunia bisa menyadari luar biasanya Tuhan dan mengetahui bahwa kuasa-Nya nyata untuk semua orang. Tuhan juga menjamin akan menyertai kita dalam melakukan tugas yang diberikan-Nya. Karena kita adalah orang-orang biasa yang dipakai Allah, maka jelas bahwa kuasa tersebut berasal dari Allah dan bukan dari kekuatan kita sendiri. Sehingga tidak ada sedikit pun alasan bagi kita untuk bermegah diri, melainkan hanya memegahkan kuasa dan anugerah-Nya yang berlimpah.

Penyertaan Tuhan tercurah bagi semua orang yang berkenan kepada-Nya. Orang yang dianggap lemah oleh dunia dapat diubah Allah menjadi pahlawan seperti Gideon. Dan orang yang dianggap biasa oleh dunia dapat diubah Allah menjadi luar biasa. Asal kita mau mengasihi-Nya dengan sungguh, mempunyai hati yang benar dan mempunyai tekad yang kuat untuk memberi yang terbaik bagi-Nya. Kita pun mampu melakukan perkara-perkara besar dan ajaib asal kita percaya bahwa Tuhan sanggup memakai hidup kita menurut kuasa-Nya. Kita mampu menjadi Gideon masa kini yang diubah Tuhan dari yang biasa menjadi luar biasa asal kita mau patuh pada perintah-Nya.

Dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah.

1 Korintus 1:28-29

Bagikan Artikel: