Yang Bapa Kehendaki

Sebagai pengikut Kristus, tentunya kita diajarkan untuk berdoa seperti yang dilakukankan Tuhan Yesus saat berada di Taman Getsemani, yaitu agar kehendak Allah saja yang terjadi dan bukan kehendak kita. Lalu apakah kita tidak boleh mempunyai kehendak?

Seorang buta yang bernama Bartimeus mempunyai keinginan supaya ia dapat melihat. Ketika saatnya ia bertemu dengan Yesus, Yesus menanyakan apakah yang Bartimeus kehendaki untuk Yesus perbuat. Tentu saja Bartimeus langsung merespon pertanyaan Yesus. Ia mengungkapkan apa yang menjadi keinginannya selama ini dan Yesus pun menjawab keinginan Bartimeus.

Ketika Yesus melihat bahwa keinginan Bartimeus adalah sesuatu hal yang tidak melawan kehendak Allah, maka Yesus mengabulkan kehendak Bartimeus. Inilah yang menjadi kunci bahwa kehendak kita haruslah selaras dengan kehendak Bapa. Ketika apa yang menjadi kehendak kita adalah kehendak yang tidak menjadi berkat, maka pastilah Tuhan tidak akan mengabulkan. Membentuk diri sesuai dengan kehendak Allah memang berat, namun di situlah terletak berkat.

Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang buta itu: “Rabuni, supaya aku dapat melihat!”

Markus 10:51

Bagikan Artikel: