What Would Jesus Do?

Jesus
Jesus

Kita mungkin pernah melihat slogan WWJD pada berbagai aksesoris dan pakaian atau bahkan menonton film dengan judul yang sama. Di dalam film ini diceritakan bahwa seorang Pendeta yang turun semangatnya untuk berkhotbah karena kejadian tragis yang dialaminya. Diceritakan juga tentang kehidupan politik, bisnis, dan keluarga yang berada di tengah kemunduran suatu kota yang sebelumnya merupakan kota yang maju. Kemudian munculah seorang pengembara yang mengasihi Tuhan dan membawa dampak yang luar biasa bagi kota tersebut. Lalu munculah statement What Would Jesus Do, apa yang akan dilakukan Yesus jika Ia berada dalam situasi tersebut.

Yesus telah memberikan banyak contoh pada kita selama Ia tinggal di dunia. Ia meninggalkan banyak pelajaran untuk kita pakai dalam kehidupan kita. Kita telah menerima kasih karunia yang besar dari Allah, telah ditebus dan dibersihkan menjadi baru kembali. Karena itu kita dituntut untuk semakin menyerupai karakter Allah dan salah satunya adalah dengan memikirkan apa yang dipikirkan-Nya dan melakukan apa yang dilakukan-Nya.

Statement ini kiranya mengingatkan kita bahwa apapun yang sedang kita alami dan kemanapun kita pergi, sudut pandang Allah harus menjadi pegangan kita. Saat berada pada situasi yang sulit, kita dituntut untuk berpikir apa yang akan dilakukan Yesus apabila dalam situasi seperti itu. Saat bertemu dengan orang yang kurang menyenangkan, kita dituntut untuk melakukan apa yang akan Yesus lakukan jika bertemu orang-orang seperti itu. Dalam segala hal yang sedang kita alami, jika Yesus ada di posisi kita akankah Ia membalas dendam, menyombongkan diri, atau menyerah dengan keadaan? Datanglah kepada Allah memohon kekuatan agar hidup kita mampu menjadi garam dan terang dan mencerminkan citra Allah.

Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.

Yohanes 14:21

Bagikan Artikel: