Umat Kepunyaan Allah

Status kita yang lain sebagai bagian dari warga negara Kerajaan Allah adalah umat kepunyaan Allah (milik Allah). Dalam Perjanjian Lama umat kepunyaan Allah hanya berlaku untuk bangsa Israel saja, namun di dalam Perjanjian Baru setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus disebut sebagai umat kepunyaan Allah (milik Allah). Status sebagai umat kepunyaan Allah ini diberikan oleh Allah sendiri. Sebutan milik kepunyaan Allah diberikan oleh Allah kepada kita karena Yesus Kristus telah menebus kita dan menjadikan kita milik Allah. Selain itu, Roh Kudus yang ditempatkan Allah dalam hidup kita itulah yang menjadikan kita milik Allah. Karena itu sebagai umat kepunyaan Allah (milik Allah) kita berhak menerima janji-janji Allah dan menerima berkat-berkat yang telah disediakan bagi kita.

Mari kita sadari bahwa status kita ini bukanlah karena kita layak untuk disebut sebagai milik Allah, melainkan karena pengorbanan dan penebusan yang dilakukan Yesus juga karena Roh Kudus yang diam dalam hidup kita. Sadarilah sebagai milik Allah, kita harus hidup sesuai dengan kehendak dari sang pemilik hidup kita, dan sadarilah bahwa tidak ada kuasa lain yang berkuasa atas hidup kita, bahkan diri kita sendiri. Olehnya itu mari kita serahkan seluruh hidup kita kepada-Nya dan hidup menurut kehendak-Nya.

Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.
1 Korintus 3:23

Bagikan Artikel: