Tuhanlah yang Menjadi Prioritas Utama

Ada banyak hal yang membuat kita tidak lagi menjadikan Tuhan sebagai prioritas utama kita. Kebutuhan yang semakin berat, pekerjaan, suami, istri, anak, hobi dan kesenangan-kesenangan hidup lainnya. Tanpa kita sadari kita sering mengeluh karena khotbah yang terlalu panjang, padahal kita bisa menghabiskan waktu seharian untuk menonton film, rasanya berat memberi persembahan seratus ribu, tapi kita bisa membelanjakan uang satu juta untuk membeli barang kesukaan kita, betapa sulitnya kita meluangkan waktu satu jam saja untuk beribadah, tapi kita bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk memancing atau jalan-jalan di Mall. Tanpa kita sadari kita telah menurunkan posisi Tuhan, menempatkan kesenangan diri kita di atas segala-galanya.

Mari kita benahi hidup kita menjelang kedatangan Tuhan. Prioritaskanlah Tuhan dan jadikan Tuhan yang utama dalam hidup kita. Sadarilah bahwa apa yang kita miliki saat ini: pekerjaan, suami, istri, anak-anak, dan segala yang kita nikmati saat ini berasal dari Dia. Jangan menjadikan kesenangan kita menjadi berhala yang menggantikan Tuhan dalam hidup kita. Jangan sampai Tuhan mengambil segalanya, baru kita mengingat-Nya. Jika Tuhan masih mengingatkan dan menegur kita, mari kita secepatnya berbalik agar tidak datang pukulan yang membuat kita menyesalinya.

Hati-hatilah, supaya jangan hatimu terbujuk, sehingga kamu menyimpang dengan beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya.
Ulangan 11:16

Bagikan Artikel: