Tuhan Turut Mendaki Gunung-gunung Kesulitanmu

Anak dari tetangga saya, suka membantu ibunya menjemur baju. Anak itu membawa ember menaiki lantai dua rumahnya. Pada anak tangga pertama anak itu masih bisa memijaknya, namun pada setengah perjalanan ia mulai kehabisan tenaga. Anak itu terlihat kesulitan mengangkat ember. Dan dengan sigap ibu membantunya membawa ember untuk menaiki anak tangga berikutnya sampai tiba di lantai dua.

Di saat perjalanan hidup kita, tentunya tidak semua jalan yang kita hadapi begitu mulus. Ada jalan yang berliku, berlobang,  berbatu, bahkan terkadang jalan kita tertutup gunung-gunung kesulitan. Tidak ada jalan lain dan kita harus mendakinya.

Mungkin saat pertama mendaki, kita merasa mampu untuk melakukannya. Namun saat pendakian itu semakin berat, kita pun merasa ingin menyerah. Pada saat itulah Tuhan menopang kita. Tuhan membuat kita teguh berdiri dan memberi kekuatan. Ia pun turut mendaki gunung-gunung kesulitan kita.

Tuhan ingin menjadikan kita pribadi yang kuat. Tuhan tidak ingin kita dikalahkan oleh kesulitan. Ia ingin agar kita menjadi pemenang di setiap tantangan.

Sesungguhnya, Allah adalah penolongku; Tuhanlah yang menopang aku.

Mazmur 54:6

Bagikan Artikel: