Tuhan Tidak Menciptakan Kebodohan

Ada seorang pemuda yang baru mengalami kegagalan dalam usahanya. Pemuda itu menjadi sangat marah. Ia merasa bahwa Tuhan telah dengan sengaja menciptakan kebodohan dalam dirinya. Rupanya ketika pemuda itu memulai usahanya, ia tidak mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Ia begitu malas. Tak heran jika kemalasan itu pada akhirnya membuat dirinya sengsara.

Tuhan tidak pernah menciptakan kebodohan dalam setiap diri anak-anak-Nya. Ketika kita diizinkan untuk hadir di dunia, pastilah Tuhan melengkapinya dengan akal juga talenta. Kedua hal itu tidak akan berhasil tanpa disertai kerja keras.

Kemalasanlah yang mendatangkan kebodohan. Seseorang yang malas pasti tidak mau belajar memperbaiki diri. Kemalasan pulalah yang mendatangkan sengasara. Seseorang yang tidak mau bekerja keras, pastilah tidak ada buah yang dihasilkan oleh tangannya.

Janganlah menciptakan kebodohan bagi diri sendiri. Bertekunlah dalam pekerjaanmu. Bangunlah lebih pagi untuk segala usahamu. Seseorang yang rajin membajak dan merawat ladangnyalah yang berhak menuai buah yang baik bahkan berlipat-lipat. Berkat Tuhan tidak diturun di tangan pemalas.

Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja.

Amsal 21:25

Bagikan Artikel: