Tuhan Tahu yang Terbaik

Di sebuah taman ada dua sahabat sedang menanam bunga. Mereka berharap agar tunas itu bertumbuh dengan baik. Yang satu menyiram sehari cukup dua kali, namun yang satunya lagi menyiram hampir dua jam sekali. Beberapa hari kemudian, mereka dikejutkan sebab salah satu dari tunas yang mereka tanam mati.

Pemilik tunas yang subur berusaha menghibur sahabatnya, “Kamu masih bisa menanam tunas yang baru, namun kamu harus belajar untuk menyerahkan pertumbuhan tunasmu pada Tuhan. Jangan takut tunasmu mati. Kamu cukup menyiramnya sehari dua kali dengan porsi air yang cukup. Saat kamu terlalu kuatir dan ingin cepat mendapatkan hasil, kamu hanya akan menemui kegagalan dalam bertanam.”

Seperti itulah hidup kita, terkadang kita terlu kuatir akan apa yang kita hadapi. Bahkan kita ingin dengan cepat menerima kesuksesan. Kekuatiran hanya akan membuat kita bertindak bodoh. Kita akan melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu dilakukan. Begitu juga ketika kita ingin cepat sukses, kita akan menghalalkan berbagai macam cara yang pada akhirnya menyeret kita ke dalam dosa.

Tuhan tahu yang terbaik buat kita dan Ia akan memberikan berkat sesuai dengan porsi kita. Saat kita menerima berkat yang tidak sesuai takaran Tuhan, hanya akan membuat kita menjadi sombong. Tuhan juga tahu apa yang kita perlu dan Ia akan menyediakannya untuk kita, maka dari itu janganlah kuatir.

Jadi, janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.

Matius 6:8

Bagikan Artikel: