Tuhan Mengubah Pengalaman yang Buruk

Dukacita dan kesukaran bakal terjadi dalam kehidupan kita. Semua orang mengalaminya. Tetapi hal-hal itu sama sekali tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan kita alami bersama Yesus di dalam kekekalan. Allah memiliki cara yang menakjubkan untuk menghasilkan hal-hal yang baik dari pengalaman-pengalaman yang buruk. Ketika mengingat kisah kepala penjara di Filipi, ketika ia mengira bahwa Paulus dan Silas melarikan diri dari penjara, ia berniat untuk bunuh diri. Namun ada saat yang tepat Paalus dan Silas menghalanginya. Ia bukan hanya selamat dari kematian namun ia menerima Yesus sebagai juruselamatnya. Bukan hanya kepala penjara itu, namun seluruh keluarga memiliki kesempatan untuk mendengar dan menerima Injil.

Karena itu ketika sedang dalam situasi yang buruk sekalipun jangan pernah meragukan Tuhan, terkadang Allah memakai hal-hal yang buruk itu untuk maksud yang baik dan luar biasa dalam hidup kita. Bahkan Tuhan dapat memakai kejadian atau peristiwa yang buruk sebagai jalan atau kesempatan kita untuk melakukan sesuatu bagi orang lain seperti yang dilakukan kepala penjara pada saat itu, ia akhirnya membawa Paulus dan Silas ke rumahnya dan membasuh luka-luka mereka, menghidangkan makanan untuk mereka. Ingatlah selalu bahwa Tuhan tidak mengizinkan satu peristiwa terjadi tanpa ada maksud dan tujuan.

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan perbuatan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau supaya kita hidup di dalamnya.
Efesus 2:10

Bagikan Artikel: