Tuhan Mengokohkan Pundakmu

Sejak kecil Joe sudah terbiasa menimba air dan memikul ember penuh air di atas pundaknya. Joe tinggal berdua bersama dengan ibunya. Yang semula ember yang dipikul berukuran kecil, kini Joe mampu memikul ember berukuran besar. Awalnya memang terasa berat dan menyakitkan bagi pundaknya, namun itulah yang membuat dirinya semakin kuat.

Terkadang cara Tuhan mengasihi kita itu berbeda. Tuhan tidak memanjakan kita, juga tidak menghindarkan penderitaan kita. Tuhan mengizinkan beban-beban itu untuk kita pikul dan mungkin makin hari makin bertambah berat.

Tuhan ingin mengokohkan iman kita. Tuhan tidak ingin kita menjadi pribadi yang lemah. Dia ingin kita menjadi pemenang di setiap tantangan, termasuk dalam hal pencobaan. Setiap perkara yang mampu kita lewati akan menjadikan kita pribadi yang lebih kuat.

Persoalan yang kamu pikul di dalam Tuhan akan membuat pundakmu semakin kuat. Dan saat kamu memikulnya, Tuhan turut menanggungnya.

Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.

Matius 11:30

Bagikan Artikel: