Tuhan Menghapus Air Mata

Seorang anak kecil yang menangis ketika bermain bersama, selalu dikatakan cengeng atau lemah oleh kawan sepermainan. Dan kebanyakan hingga kini orang-orang masih merasa malu jika ketahuan sedang menangis. Akhirnya banyak manusia yang berpura-pura tegar meskipun sesungguhnya hati begitu rapuh.

Tuhan tidak pernah melarang kita untuk menangis. Di hadapan Tuhan tidak ada air mata yang hina. Semua air mata seperti mutiara yang mengandung pengharapan besar kepada Tuhan. Ketika manusia sudah tidak mampu lagi untuk berbicara, maka hanya air matalah yang mampu mengisahkannya.

Menangis itu bukan pertanda lemah. Menangis adalah bentuk penyerahan diri kepada Tuhan. Menangislah jika hanya itu yang bisa kita lakukan. Percayalah bahwa Tuhan akan menghapus air mata dan menggantinya dengan sukacita.

Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.
Wahyu 21:4

Bagikan Artikel: