Tuhan Masih Menolong

Tuhan Masih Menolong
Tuhan Masih Menolong

Saat itu bangsa Israel sedang berkumpul di Mizpa ketika mereka mendengar bahwa orang Filistin akan menyerang mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu Samuel mempersembahkan korban bakaran kepada Tuhan dan berdoa supaya Tuhan menolong orang Israel. Sampai akhirnya Tuhan mengacaukan orang-orang Filistin dan membawa kemenangan bagi bangsa Israel. Setelah itu Samuel mendirikan sebuah batu peringatan dan dinamai Eben-Haezer (Batu Pertolongan), katanya: “Sampai di sini TUHAN menolong kita.”

Setiap hari adalah pengingat buat kita akan kasih dan kesetiaan Allah. Bukti kasih-Nya menjadi kekuatan yang harus kita ingat di hari-hari mendatang. Jika kita melihat ke belakang dan hari-hari yang telah berlalu, kita akan menyadari bahwa Allah telah membimbing kita melewati berbagai penderitaan dan segala permasalahan. Dan saat kita menyadari seberapa jauh yang sudah kita lewati, hidup kita akan penuh dengan rasa kagum dan syukur atas pemulihan Allah. Ia senantiasa membawa kita ke tempat yang lebih baik dan pertolongan-Nya selalu baru.

Sama seperti Samuel yang mendirikan batu peringatan sebagai tanda atas pertolongan Tuhan, kita juga harus selalu mengingat akan kesetiaan dan pertolongan Allah setiap hari. Apakah hari ini kita sedang membutuhkan kekuatan, menghadapi pencobaan yang berat, atau sedang berada pada pilihan yang sulit? Ingatlah kembali pada masa-masa yang lalu, saat Allah membimbing dan memulihkan kehidupan kita. Percayalah dan setialah karena Allah masih akan menolong kita untuk hari ini dan hari-hari yang akan datang.

Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita.

Mazmur 30:12

Bagikan Artikel: