Tuhan, Aku Telah Melakukan Banyak Kesalahan

Manusia tidak akan pernah luput dari kesalahan, baik itu besar atau kecil. Kesalahan-kesalahan itu juga pada akhirnya akan mempengaruhi karakter seseorang. Ada yang menyesal dengan apa yang telah diperbuatnya, ada pula yang menjadikan kesalahan sebagai suatu kebiasaan.

Ketika kita sedang berusaha untuk selalu hidup dekat dengan Allah, ketika kita melakukan kesalahan, maka hati kita tidak akan ada damai sejahtera. Salah satu contohnya adalah ketika kita mengucapkan dusta atau berlaku sombong terhadap orang lain. Tuhan akan selalu mengingatkan kita agar tidak mengulanginya.

“Tuhan, aku telah melakukan banyak kesalahan, masihkah aku memiliki kesempatan?”

Dosa terkadang membuat kita ragu akan kasih Bapa. Dosa akan mengikat kita dengan pikiran-pikiran bahwa Bapa tidak akan menerima kita kembali. Sesungguhnya Bapa selalu menantikan kita untuk kembali. Bapa ingin kita segera menyadari dosa serta kesalahan-kesalahan yang kita lakukan. Pengalaman masa lalu terkadang sakit dan memalukan, namun disitulah ada rasa takut akan Allah.

Sebanyak apapun kesalahan yang telah kita perbuat, ketika kita mengakui dan memperbaiki diri, maka akan selalu ada kesempatan untuk kita. Andalkan iman, andalkan Tuhan dalam segala perkara!

Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

Amsal 28:13

Bagikan Artikel: