Trauma Mencintai? Cobalah Membuka Hati!

Membuka Hati

Membuka Hati

Ada seorang wanita yang kecewa terhadap dirinya sendiri lantaran pada usianya yang cukup matang, dirinya masih sendiri. Sakit hati yang menumpuk, membuatnya memilih untuk tidak mencari pendamping hidup. Ia merasa dengan kesendiriannya itu akan menjadi lebih baik. Namun pada kenyataannya, ia merasa sangat kesepian.

Wanita itu kerap dilukai hatinya oleh kekasih-kekasihnya yang dulu. Luka itulah yang pada akhirnya menjadi kepahitan sehingga menimbulkan trauma untuk mencintai. Ia menutup hatinya untuk semua pria. Dan sampai sekarang ia tak menemukan kebahagiaan dalam hidupnya karena tak mau membuka hati.

Cinta yang tidak tepat memang sering melukai, namun itulah proses. Tapi dengan menutup hati, akan menutup pula kesempatan untuk bertemu dengan pendamping yang baik. Cobalah untuk membuka hati. Sepahit apapun kenangan masa lalu, jangan dijadikan pegangan untuk melangkah di masa depan. Peganglah janji Tuhan, di mana Tuhan akan mempertemukan kita dengan pasangan yang tepat.

Bagikan Artikel Ini :

Tags:

You might also likeclose