Tidak Bisa Makan

Tidak Bisa Makan
Tidak Bisa Makan

Saya mempunyai rekan kerja yang selalu mengeluh dengan kehidupannya. Ia mengaku bahwa gajinya tidak pernah cukup untuk hidup sehari-hari. Akhirnya ia memutuskan untuk tidak lagi memberi perpuluhan karena uangnya akan ia gunakan untuk mencukupi biaya hidupnya. Namun yang terjadi adalah keadaannya tidak lebih baik dari sebelumnya, bahkan malah memprihatinkan.

Kemudian saya membagikan sebuah pengalaman hidup di mana dulu saya pernah mendapatkan gaji yang sangat kecil namun tidak pernah kekurangan. Mungkin bagi orang lain sangat mustahil, bagaimana bisa bertahan hidup dengan gaji yang tidak standar. Apa sih yang mustahil bagi Tuhan?

Ya, saat keadaan saya terhimpit kala itu, saya memilih untuk taat. Saya tetap memberikan perpuluhan dan memilih untuk mengurangi biaya hidup saya darpada saya tidak bisa lagi memberikan perpuluhan. Itu artinya bahwa ketika saya tidak mampu lagi memberikan perpuluhan, sama halnya saya sudah tidak bekerja lagi.

Tuhan selalu memiliki caranya sendiri untuk memberkati kita. Tuhan hanya ingin melihat ketaatan dan kemurnian iman kita. Saat kita menomorsatukan Tuhan di atas kepentingan pribadi, maka pada waktunya nanti Tuhan akan mengangkat kita. Tuhan tidak pernah mengabaikan ketaatan kita.

Dan kasihnya bertambah besar terhadap kamu, apabila ia mengingat ketaatan kamu semua, bagaimana kamu menyambut kedatangannya dengan takut dan gentar.

2 Korintus 7:15

Bagikan Artikel: