Tidak Ada Waktu Untuk Bersedih

Ada seorang perempuan yang sedang sibuk bersedih. Ia baru diputuskan oleh pacarnya. Setiap hari ia terus mengurung diri dan menghabiskan malamnya dengan air mata. Tubuhnya menjadi kurus kering dimakan kesedihan.

Sementara teman-temannya di luar sana berbahagia. Ada pula yang mengalami nasib serupa namun tidak dipelihara hingga berlarut-larut. Semua berhak bahagia dan melanjutkan hidup, termasuk perempuan itu.

Mungkin saat ini kita sedang bersedih oleh suatu hal. Namun janganlah kita menikmati kesedihan itu terlalu lama atau kita akan melewatkan hal-hal baik yang Tuhan sediakan bagi kita.

Hidup kita adalah sebuah rajutan dari ucapan syukur, oleh sebab itu pergunakanlah waktu kita untuk bersyukur. Bersedihlah secukupnya dan berbahagialah sebanyak-banyaknya. Kita telah mengalami banyak mujizat. Kita telah mengalami banyak kemenangan. Dan hingga saat ini penyertaan Tuhan masih tetap ada. Jangan buang-buang waktu kita untuk bersedih.

Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.

Mazmur 92:5

Bagikan Artikel: