Tetap Percaya

Tetap Percaya
Tetap Percaya

Mudah bagi kita untuk percaya kepada Allah dan atas segala pemeliharaan-Nya saat situasi sedang baik-baik saja, namun tidak demikian saat situasi berubah menjadi sulit. Pandangan kita akan terpecah dan kedamaian kita akan terusik apabila masalah dan pencobaan datang beruntun. Namun iman kita kepada Allah adalah iman karena percaya, bukan karena melihat. Kalau hanya dengan melihat, maka iman itu akan kendur saat pandangan kita kabur. Namun dengan percaya, iman itu akan tetap teguh walau seperti apapun keadaan yang kita lihat dan kita hadapi.

Iman yang teguh kepada Allah memang tidak serta merta menghilangkan segala permasalahan yang muncul. Namun melalui keyakinan itu kita beroleh kekuatan baru dan penghiburan dalam menghadapi segala sesuatu. Kita belajar untuk berfokus kepada Allah dan semakin menyadari bahwa Ia adalah satu-satunya yang kita butuhkan untuk melewati segala perkara. “Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah (Yes. 40:31).”

Di tengah ketakutan, ketidakpastian, dan penantian, marilah kita memilih untuk tetap percaya. Allah senantiasa menuntun kita menuju rencana yang dikehendaki-Nya pada waktu terbaik yang ditentukan-Nya. Pandanglah Allah dan tetaplah percaya, ingatlah betapa banyak berkat dan kebaikan yang telah Ia berikan dalam hidup kita. Mendekatlah kepada-Nya dan biarkan Ia bekerja menghadirkan lebih banyak kebaikan bagi kita. Daripada memilih untuk ketakutan, marilah kita memilih untuk berlindung kepada Allah. Daripada memilih untuk terombang-ambing dalam ketidakpastian, marilah kita memilih untuk tetap percaya kepada Allah.

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

Amsal 3:5-6

Bagikan Artikel: