Terang yang Sesungguhnya

Terang yang Sesungguhnya
Terang yang Sesungguhnya

Pernahkah kita perhatikan nyalanya kembang api? Dia hanya menyala sebentar lalu mati. Berbeda halnya dengan lilin, meskipun nyalanya tidak semeriah kembang api, namun lilin mampu menyala dalam waktu yang lama. Kembang api hanya menerangi dan memberikan kesenangan sesaat, namun lilin walau di tempatkan di tempat terpencilpun masih akan mampu memberikan terangnya.

Lalu bagaimana dengan kehidupan kita? Apakah kita hanya menjadi seperti kembang api dengan kesenangan sesaat lalu tak lagi memberikan dampat positif bagi orang lain? Atau kita menyala seperti lilin yang pada awalnya diremehkan namun lama-kelamaan menjadi berkat bagi sesama?

Mari kita hidup sebagaimana Yesus hidup. Biarlah orang lain melihat bahwa ada sesuatu yang berbeda dari hidup kita sebagai anak-anak Tuhan. Kita diciptakan untuk menjadi terang dan berkat bagi sesama. Kiranya melalui kehidupan kita, kasih Allah terpancar dana menjadi saksi hidup di tengah-tengah dunia.

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.

Matius 5:16

Bagikan Artikel: