Tentang Kedamaian

Tentang Kedamaian
Tentang Kedamaian

Seorang kaya baru saja menghitung harta kekayaan di ruang kerjanya. Kebetulan di luar hujan turun cukup lebat dan ia masih terus menghitung laba dan rugi dari berbagai perusahaan miliknya. Dengan hartanya yang begitu bnyak, ia tetap merasa takut jika tiba-tiba jatuh bangkrut.

Seorang kaya itu kemudian menatap keluar jendela, di sana ia memperhatikan sangkar burung di mana ada induknya yang memberi makan dan melindungi anak-anaknya. Di sana ia melihat kedamaian yang mungkin tak pernah dimiliki. Ia menjadi sadar bahwa kedamaian bukan mengenai banyaknya harta, namun apa yang dirasakan dalam hati.

Tidak semua orang memiliki damai dalam hati. Ada orang yang kaya namun tetap merasa takut, ada orang yang pintar namun tidak puas dengan kemampuannya dan masih banyak lagi. Hanya orang yang mampu bersyukur dan mau menerima apa yang Tuhan berikan adalah orang-orang yang akan mampu merasakan kedamaian. Hidup bukan berpegang pada kemampuan pribadi namun berpegang pada Tuhan.

Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita.

2 Timotius 1:14

Bagikan Artikel: