Tempat Tinggal Allah

Tempat Tinggal Allah
Tempat Tinggal Allah

Hidup kita sebagai anak Tuhan sangatlah istimewa. Alkitab berkata bahwa semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya (Yohanes 1:12). Kita diberi anugerah memanggil Allah semesta alam dengan panggilan Bapa.

Tidak hanya itu, Roh-Nya, yaitu diri-Nya sendiri diberikan-Nya untuk berdiam dalam kita. Allah yang adalah kudus berdiam dalam diri manusia yang banyak batasan. Ini ajaib sekali, anugerah yang besar. Karena itu layaklah kita untuk menjagai hidup kita sebagai tempat tinggal Allah, yang adalah Bapa kita.

Setiap hari kita harus penuh dengan kesadaran bahwa kita ini bait Allah, sehingga kita terus hidup dengan iman percaya kita. Baik dalam bekerja, bergaul, beraktivitas, kita harus tetap dalam kesadaran bahwa di dalam diri kita adalah kediaman Allah. Ini artinya kita membawa kehadiran Allah dimana pun kita berada, kemana pun kita pergi, Ia selalu bersama dengan kita.

Esensi dari sebuah rumah adalah penghuni rumah tersebut. Demikian juga kita sebagai tempat tinggal Allah, maka esensi dari hidup kita adalah diri Allah sendiri yang berdiam dalam diri kita. Jika Allah ada di dalam kita, apakah yang dapat memisahkan kita? Tidak ada! Kita menyatu dengan Allah, dan kita dilayakkan untuk memanifestasikan diri-Nya, sifat-Nya, kasih-Nya, dan semua yang ada dalam diri-Nya. Ini luar biasa. Bersyukur kepada Allah yang melakukan ini semua dalam diri kita anak-anak-Nya. Ia Bapa yang baik.

Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.

1 Korintus 3:16-17

Bagikan Artikel: