Takutlah Kepada yang Benar

Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah rasa aman. Itulah sebabnya walaupun manusia sadar akan kebenaran, dia tetap memerlukan sebuah “anchor” yang sangat kuat untuk mempertahankan hidupnya. Setiap manusia memerlukan sandaran karena secara alamiah manusia sadar bahwa dirinya adalah makhluk yang rentan. Dan parahnya, setan sangat senang untuk memanfaatkan ketakutan manusia ini, yang pada akhirnya membuat manusia takut kepada hal yang seharusnya tidak perlu ditakuti dan tidak takut kepada hal yang harusnya ditakuti. Ada banyak orang takut kepada hantu/setan dibanding kepada Allah. Dunia selalu memberikan image bahwa Tuhan itu baik sehingga tidak mungkin menghukum manusia. Faktanya adalah Tuhan yang baik adalah Tuhan yang juga menyediakan neraka artinya bahwa Tuhan pribadi yang bisa dipermaikan seenaknya oleh manusia. Tuhan bisa menjadi sandaran kita. Biarlah dunia terus membuang Tuhan, tetapi anak-anak Tuhan harus tetap setia bersandar kepada Tuhan. Orang-orang yang terlepas dari Tuhan mudah untuk dimanfaatkan oleh setan karena tidak ada sandaran baginya. Keamanan mereka terganggu dan akhirnya kemungkinan terbesar mereka jadi ikut setan.

Karena itu, pilihlah sandaran yang tepat untuk meletakkan hidup kita. Ingat Tuhan tidak pernah mengunakan ancaman agar kita mengikuti Dia. Ia tidak pernah memanfaatkan kekuasaan-Nya untuk memaksa kita tunduk kepada-Nya. Ia ingin kita dengan sukarela datang kepada-Nya dan menjadikan Dia tempat bersandar yang aman. Ingatlah juga bahwa Ia memang Tuhan yang baik seperti yang image yang dunia berikan, namun Ia juga Allah yang adil yang akan menghukum setiap orang menurut perbuatannya. Berhati-hatilah jangan pernah berpikir untuk mempermainkan Tuhan karena sifat-Nya yang penuh kasih.

Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.
Matius 10:28 (TB)

Bagikan Artikel: