Tak Pernah Ingkar Janji

Kehidupan kita sehari-hari pasti tidak pernah lepas dari yang namanya janji, baik itu janji di dalam keluarga, persahabatan, atau pekerjaan. Mulai dari janji yang biasa dan mudah dilakukan, sampai dengan janji yang sangat penting. Namun seringkali si pembuat janji harus mengingkari janji yang ia buat karena berbagai alasan dan juga keadaan. Mulai dari alasan kecil dan terlihat sepele sampai dengan alasan besar dan keadaan yang benar-benar mendesak. Dan tentu saja ada rasa kecewa yang muncul saat janji yang sudah dibuat justru diingkari, karena kita semua ingin agar ucapan dapat selaras dengan tindakan.

Tuhan menjanjikan banyak hal kepada kita. Ia menjanjikan pertolongan, perlindungan, penghiburan, kekuatan, dan juga sukacita. Tuhan menjamin yang terbaik untuk hidup dan masa depan kita dalam segala aspek, pendidikan, karir, pelayanan, pasangan hidup, keluarga, bahkan hidup kita di kekekalan. Tuhan juga menyediakan damai sejahtera dan hari depan yang penuh harapan untuk kita yang berkenan kepada-Nya. Janji itu tidak terpengaruh oleh berbagai keadaan yang mungkin terjadi. Penggenapan janji Tuhan dalam hidup kita tidak dapat dihalangi oleh alasan dan keadaan seperti apapun itu.

Janji Tuhan itu nyata dan pasti, firman-Nya tidak mungkin gagal. Tuhan akan memenuhi janji-Nya dan tidak akan mengingkarinya sekalipun. Dalam Ibrani 6:10 dikatakan, “Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang.” Allah memperhitungkan semua yang telah kita kerjakan untuk kemuliaan nama-Nya dan Ia mempersiapkan ganjaran yang sesuai untuk kita.

Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Ibrani 13:5b

Bagikan Artikel: