Tak Berkesudahan Kasih Tuhan

Kitab Ratapan adalah kitab yang memuat uraian kepedihan, penderitaan, dan kehancuran hati orang-orang yang merasa ditinggalkan Tuhan. Kitab ini berisi syair yang meratapi jatuhnya Yerusalem ke tangan tentara Babel dan kehancurannya. Kota kecil itu harus menerima murka Allah dan menjadi kota yang ditinggalkan. Dituliskan bahwa Tuhan menghukum Yerusalem dalam kemarahan yang menyala-nyala. Namun dalam kitab Ratapan, penulis juga menyelipkan peneguhan dan penghiburan yang menjadi kekuatan dalam menjalani penderitaan tersebut. Dalam pasal 3 dituliskan bahwa kasih setia Tuhan tak berkesudahan, ada harapan akan masa depan yang cerah, dan keyakinan bahwa Ia akan mengangkat umat-Nya dari penderitaan tersebut.

Sama seperti kitab Ratapan, kehidupan kita juga sering dipenuhi dengan penderitaan dan masa dimana kita merasa Tuhan telah memurkai kita. Namun dalam setiap pergumulan, Tuhan selalu menyediakan penghiburan dan pengharapan. Tuhan tidak ingin menghukum kita dalam penderitaan, Ia ingin agar kita memeriksa hidup kita yang tidak berkenan di hadapan-Nya dan berpaling kepada-Nya. Ia memberi kita kesempatan untuk menikmati kembali kasih-Nya yang tak berkesudahan. Tuhan hanya ingin kita tinggal dekat dengan-Nya dan percaya kepada-Nya. “TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia (Rat. 3:25).”

Ada satu pribadi yang tak pernah berhenti mengasihi kita walau bagaimana pun keadaan kita. Dia menjanjikan sukacita yang baru, Dia menyediakan hari baru yang lebih cerah. Tuhan berada dekat dengan kita, sehingga apapun yang sedang kita jalani dan pergumulkan, kita dapat berbagi dengan-Nya. “Karena tidak untuk selama-lamanya Tuhan mengucilkan. Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi menurut kebesaran kasih setia-Nya. Karena tidak dengan rela hati Ia menindas dan merisaukan anak-anak manusia (Rat. 3:31-33).” Pertolongan Tuhan selalu nyata dan tak berkesudahan kasih setia-Nya, alamilah setiap hari dan imanilah setiap saat. Bahkan sampai dunia ini usai, kasih Tuhan tetap untuk selama-lamanya.

Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!

Ratapan 3:22-23

Bagikan Artikel: