Tahu Berterima Kasih

John Calvin dalam bukunya mengatakan mengapa kita haru berdoa kalau Allah sudah tahu apa yang kita perlukan dan inginkan?, buktinya Allah terkadang sudah memberikan kepada kita sebelum kita meminta kepada-Nya? John Calvin memberikan enam alasan, salah satunya adalah agar kita menjadi orang yang tahu berterima kasih. Kalau engkau tidak berdoa atas sesuatu lantas engkau menerimanya, apakah mungkin engkau mengucap syukur kepada Dia yang memberikan? Kalaupun engkau mengucap syukur, seberapa besarkah rasa syukurmu dibandingkan dengan ketika engkau terus-menerus memohon dan bergumul sedemikian lama kemudian baru engkau mendapatkannya? Ketika engkau bersusah payah dengan pergumulanmu, engkau akan berterima kasih kepada Tuhan karena kesusahanmu menjadi suka cita. Kalau kita tidak pernah merasa susah kemudian menerima berkat, bagaimana bisa merasa suka cita? Lebih jauh lagi, kita tidak hanya bersuka cita dan berterima kasih tetapi kita juga akan selalu ingat siapa yang menjawab doa kita. Kalau engkau tidak pernah berdoa kemudian engkau mendapatkan berkat, engkau tidak akan ingat kepada siapapun karena memang engkau tidak pernah meminta kepada siapapun.

Ingatlah selalu akan cinta Tuhan, yang telah memberikan apa yang kita doakan bahkan memberikan apa yang belum kita minta pada-Nya. Jangan pernah lupa cinta Tuhan!. Ketika Tuhan membawa kita ke tempat yang tinggi, ingatlah Dia yang membawa kita sehingga ketika kita melihat ke bawah, kita tidak menjadi sombong dan akhirnya jatuh. Marilah kita mencoba merefleksi diri kita sendiri.

Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku.
Mazmur 118:21

Bagikan Artikel: