Taat untuk Selamat

Ada seekor anak ayam yang sudah bosan hidup dengan keluarganya. Anak ayam itu merasa bahwa di dalam hidupnya terlalu banyak aturan, sehingga memilih untuk meninggalkan keluarga dan bergabung dengan anak-anak elang. Anak ayam merasa bahagia karea memiliki kehidupan yang bebas. Namun suatu hari ada banjir datang melanda hutan. Anak-anak elang lekas terbang, namun anak ayam hanyut. Anak ayam sempat melihat di mana seluruh keluarganya diselamatkan oleh pemiliknya.

Hidup untuk taat memang tidak mudah, terlebih lagi ketika kebebasan kita terbentur oleh kebenaran Firman Tuhan. Kita memiliki banyak mimpi namun ternyata bertentangan dengan kehendak Tuhan. Ada di antara kita yang tetap memegang perintah, ada yang memilih untuk meninggalkannya.

Dengan kebebasan tanpa batas, kita memang akan merasa bahagia, namun apakah kebahagiaan di dunia dapat menjamin keselamatan kita? Tidak! Saat kita harus menghadapi permasalahan yang berat, saat kita tidak mampu untuk melakukan apapun, maka tangan Tuhan akan menompang hidup kita. Tuhan akan menyelamatkan anak-anak-Nya. Namun ketika kita memilih untuk hidup serupa dengan dunia, siapakah yang akan menyelamatkan kita?

Aku menantikan keselamatan dari pada-Mu, ya TUHAN, dan aku melakukan perintah-perintah-Mu.

Mazmur 119:166

Bagikan Artikel: