Siapkan Hati yang Baik

Siapkan Hati yang Baik
Siapkan Hati yang Baik

Kemarin saya mengikuti sebuah diskusi sebuah organisasi. Dalam diskusi antar pengurus, ada sedikit pertengkaran karena salah seorang tidak mau menerima masukan. Orang tersebut menganggap bahwa dirinya yang paling baik dan berkuasa.

Ada kalanya ketika kita bersosialisasi, maka kita harus sudah menyiapkan hati yang baik untuk bisa disajikan di depan umum. Kita harus bisa belajar untuk memberi telinga kepada orang lain, artinya adalah kita harus bisa belajar untuk mendengar dan menerima saran.

Mungkin akan ada hal-hal yang bertentangan, namun kita harus mempunyai hati yang baik agar kita tidak merasa dikecewakan oleh saran orang lain. Karena dari hati itulah akan timbul pikiran buruk disertai dengan ucapan yang buruk.

Melalui perkataan, orang mampu memberkati. Dan melalui perkataan juga, orang mampu mengutuki. Akan lebih baik jika bisa menjadi berkat dengan hati baik yang kita miliki dari pada menjadi pemecah suatu hubungan baik.

Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku!

Mazmur 141:3

Bagikan Artikel: