Setangkai Mawar untuk Kekasih

Setiap pagi ada seorang pemuda yang rajin mengunjungi kios bunga. Pemuda itu membeli setangkai mawar merah yang kemudian diantarkan ke rumah kekasihnya yang jaraknya cukup jauh. Demi menyenangkan hati kekasihnya, pemuda itu rela berkorban. Pemuda itu sangat takut ditinggalkan oleh kekasihnya.

Begitu hebatnya perjuangan seorang manusia demi mendapatkan cinta dari kekasih., di mana pada kenyataannya sering dijumpai hati-hati yang tidak setia yang pada akhirnya hanya akan membawa luka. Apakah kita sudah memperlakukan Tuhan Yesus sebagai kekasih kita?

Saat kita hendak mengawali hari, maka awalilah dengan berdoa kepada Tuhan. Bersaat teduh dan menyembahlah. Kekuatan kita untuk menjaga diri juga keluarga sangat terbatas namun Tuhan mempunyai kuasa yang tak terbatas. Tuhan yang memegang kendali atas hal-hal yang berada di luar kendali kita. Setialah kepada Tuhan, bawalah persembahan yang harum kepadanya yaitu hati kita yang juga setia kepada-Nya.

Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu

Amsal 3:3

Bagikan Artikel: