Semakin Berat, Semakin Kuat

Semakin Kuat
Semakin Kuat

Di sebuah arena perlombaan, Mac berlari diurutan terakhir. Semua peserta sudah berada di depan dengan mengerahkan seluruh tenaga mereka. Pada putaran ketiga, rata-rata peserta telah kehilangan tenaga bahkan ada yang memilih untuk berhenti sesaat, tapi Mac tetap berlari dengan tenang seolah tenaganya masih sangat penuh.

Ketika garis finis mulai terlihat, Mac mulai berlari dengan seluruh kemampuannya dan meninggalkan peserta lainnya sampai Mac dinyatakan sebagai pemenangnya. Rupanya Mac telah lama berlatih. Ia berlatih mulai dari jarak pendek hingga puluhan kilometer. Mac melatih kaki dan tenaga setiap hari. Rata-rata peserta lari tidak mempersiapkan diri mereka dengan baik sehingga saat pertandingan tiba mereka tidak mampu menyelesaikannya dengan baik.

Begitu pula dengan pencobaan yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita. Pencobaan-pencobaan yang kecil akan melatih kita agar lebih kuat dan siap ketika menghadapi pencobaan yang lebih besar. Berbeda halnya dengan orang-orang yang hidupnya jauh dari Tuhan. Sekali mereka ditempa oleh masalah yang berat, maka akan banyak yang tumbang dan menyerah. Semakin berat pencoban yang kita lalui, maka akan semakin kuat. Semakin kita mengandalkan Yesus, maka semakin besar iman kita.

Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.

2 Korintus 13:5

Bagikan Artikel: