Semakin Banyak Hatimu Mengampuni

Dulu pertama kali saya bekerja, hampir setiap hari hati saya kecewa. Selalu saja ada orang-orang yang tidak ramah dan menyalahkan saya. Berulangkali saya harus menahan amarah, berulangkali pula saya harus bisa mengampuni dengan tulus. Setiap hari saya selalu berusaha untuk mengasihi, sekalipun tak ada orang yang mengasihi saya.

Dulu taburan saya memang tidak bahagia. Saya menabur sembari menangis. Hati saya terisi, begitu sakit. Namun saya selalu bertahan di dalam Tuhan. Saya selalu berdoa agar hati saya tidak timbul kepahitan. Saya mengajarkan kepada bibir dan lidah saya untuk bersyukur daripada harus mengutuki perilaku orang lain. Dan kini saya memetik taburan yang dahulu bercucuran air mata. Tuhan memberkati saya. Berkat itu bukan hanya tentang materi, namun kedamaian.

Hiduplah dalam damai dan hindarilah pertikaian. Semakin banyak hatimu mengampuni, maka semakin banyak pula berkat yang kamu terima. Selama kamu terus berusaha untuk menahan amarah, hidupmu akan dipenuhkan dengan damai sejahtera. Mungkin kamu menangis hari ini, tapi kelak Tuhan akan membuatmu bersukacita.

Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Efesus 4:32

Bagikan Artikel: