Sebuah Ramalan

Sebuah Ramalan
Sebuah Ramalan

Pada bulan ini, ada dua orang yang berusaha untuk meramalkan tentang nasib saya di masa depan. Orang pertama mengatakan bahwa saya tidak akan mempunyai karir yang bagus dan juga keuangan yang buruk. Sedangkan untuk ramalan orang kedua mengatakan sebaliknya.

Saya katakan pada keduanya bahwa nasib saya tidak ditentukan oleh apa yang keluar dari mulut mereka, namun nasib saya ditentukan oleh apa yang telah aku kerjakan saat ini.

Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anak-Nya dan semua itu tergantung bagaimana kita menggarap ‘ladang’ yang sudah Tuhan percayakan kepada kita. Adakah panen melimpah akan di dapatkan oleh petani yang malas?

Ramalan yang selalu tepat adalah apa yang dikatakan oleh Firman Tuhan. Oleh sebab itu percayalah saja kepada Tuhan dan jangan kepada para peramal, dukun atau apapun yang ada di dunia ini. Dan jika ingin mendapatkan berkat yang berlimpah, maka bekerjalah dengan sebaik-baiknya.

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Amsal 3:5

Bagikan Artikel: