Sayang dan Cinta Orang Tua

Sayang dan Cinta Orang Tua

Sayang dan Cinta Orang Tua

Mencintai dan menyayangi adalah bagian dari hidup. Terkadang kita menunjukkan sayang dan cinta kita dengan cara yang berbeda. Biasanya kita lebih mencintai kekasih kita daripada orang tua ataupun keluarga kita. Kita lupa pada satu hal bahwa pada saat kita dilahirkan, yang pertama kali memberikan sayang dan cinta itu kepada kita adalah orang tua dan keluarga kita sendiri. Tapi mengapa setelah kita beranjak dewasa, lama-kelamaan sayang dan cinta kita kepada orang tua dan keluarga mulai hilang. Kita malah lebih mencintai orang yang baru kita kenal yang sebagai kekasih kita.

Saat kekasih ulang tahun, kita pasti langsung ingat dan rela mengeluarkan materi untuk membeli hadiah. Merelakan waktu, diri dan hidup untuk kekasih. Tapi apa pernah kita mengingat saat orang tua kita ulang tahun dan mau memberi hadiah untuk mereka? Padahal belum tentu sayang dan cinta kekasih itu akan bertahan. Karena yang sebenarnya, yang akan terus mencintai dan menyayangi kita sampai akhir hayat hanyalah orang tua. Yang mau menerima kita apa adanya hanyalah orang tua. Tapi mengapa kita tak pernah bisa mencintai mereka sebagaimana kita mencintai kekasih kita?

Adakah kita memberi banyak waktu untuk orangt ua sebagaimana kita memberi banyak waktu untuk kekasih? Bisakah kita memperlakukan orangtua sebagaimana kita memperlakukan kekasih kita? Hendaklah kita dapat memberi sayang dan cinta yang seharusnya kepada orang tua, menaati dan menghormati mereka. Dan mencintai kekasih dengan cara yang seharusnya juga, jangan sampai terlalu berlebihan. Apalagi sampai lupa kepada Tuhan.

Hormatilah ayahmu dan ibumu, ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini. Supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. 

Efesus 6:2-3

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , , ,

You might also likeclose