Sadar akan Dosa

Sadar akan Dosa
Sadar akan Dosa

Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Saat Yesus ada di sana datanglah seorang perempuan berdosa membawa minyak wangi yang mahal. Perempuan itu membasahi kaki Yesus dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki Yesus dan meminyakinya dengan minyak wangi. Ia menemui Yesus karena sadar akan dosanya dan merasa tindakannya itu sepadan dengan kasih dan pengampunan yang telah diterimanya.

Sesungguhnya semua manusia berdosa dan pantas untuk menerima penghukuman. Tidak ada yang layak di hadapan-Nya, seorangpun tidak. Hanya oleh kasih dan anugerah-Nya kita layak untuk beroleh keselamatan. Itu artinya kita sangat membutuhkan pertolongan Tuhan. Kesadaran atas segala dosa dan kerinduan untuk meninggalkan dosa itu akan membuat kita mencari Yesus. Dan kesadaran atas keberdosaan itulah yang akan membawa kita bersujud di kaki Yesus, mengakui dosa-dosa kita, dan menerima pembaharuan.

Datanglah pada-Nya untuk menerima pertobatan dan melayani Yesus dengan segenap hati. Saat kita menyadari dosa-dosa, maka Roh Kudus akan bekerja memulihkan kita. Sebagai orang yang telah diampuni, kita juga wajib mengampuni orang lain dan menunjukkan kasih. “Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih (Luk. 7:47).” Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan dan terimalah pemulihan atas segala dosa.

Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mazmur 51:5

Bagikan Artikel: