Runtuhnya Tembok Kebencian

Ada rumah tua yang tak terawat selama puluhan tahun. Beberapa sisi temboknya mulai retak bahkan ada yang berlobang karena ditembus oleh akar pohon. Menurut cerita warga, pohon itu awalnya hanyalah tumbuhan kecil, namun lama-lama semakin besar sehingga memiliki akar yang kuat sehingga tembok pun tak mampu menahannya.

Benih tumbuhan itu bisa kita ibaratkan sebagai kasih. Mungkin saat ini kita dikelilingi oleh orang-orang yang begitu benci kepada kita. Segala sesuatu yang kita kerjakan tak akan pernah membuat mereka mempedulikan kita. Kebanyakan jika seseorang berada di posisi seperti itu maka akan memiliki untuk menghindar.

Kita memiliki kasih, dan kasih itu wajib kita tanamkan pada hati orang-orang yang begitu keras. Mungkin hati mereka tidak langsung berubah, semua membutuhkan proses. Pupuklah kasih itu dengan tetap menjadi pribadi yang baik di mana pun kita berada. Hingga pada waktunya nanti kasih menjadi begitu besar dan menguasai hatinya sehingga meruntuhkan kebencian dalam dirinya. Mengasihi itu tidak mudah. Mengasihi itu butuh waktu. Dan Mengasihi itu butuh kesabaran.

Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan.

1 Yohanes 2:10

Bagikan Artikel: