Pikirkanlah yang Berkenan

Berpikir dalam Bahasa Yunani memiliki arti merenungkan secara sungguh dengan maksud mendapatkan cara-cara untuk mewujudkannya. Berpikir adalah kecerdasan manusia dalam kemampuan untuk menalar, kemampuan untuk merencanakan sesuatu, dan kemampuan untuk memecahkan masalah. Semua kecerdasan atau kemampuan dalam diri manusia datangnya dari Tuhan. Karena itu janganlah ada seorangpun yang menyombongkan diri atau bermegah karena pengetahuannya.

Salah satu cara kita menghargai pemberian Tuhan adalah dengan berpikir benar. berpikir benar mengacu pada hal-hal yang tidak bertentangan dengan kemahasucian Allah. Berpikir hal-hal yang layak untuk didengar, berpikir bagaimana kita harusĀ  berbuat baik, berpikir hal-hal yang menjadi kesaksian untuk semua orang.

Karena itu, jangan biarkan sedetik pun pikiran kita diisi dengan hal-hal yang jahat, tidak benar, tidak mulia. Begitu kita sadar bahwa dalam pikiran kita sedang didiami hal-hal yang salah/jahat, segeralah minta ampun kepada Tuhan dan berusahalah untuk membuang pikiran yang tidak benar tersebut dari otak kita dan menggantikannya dengan hal-hal yang benar dan baik!

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
Filipi 4:8

Bagikan Artikel: