Perisai dan Pedang

Ketika seorang prajurit pergi untuk berperang, ia tidak akan pernah lupa untuk menggunakan perisai sebagai pelindung dan pedang untuk menyerang musuh. Pedang dan perisai bagi seorang prajurit adalah dua senjata yang tidak boleh tertinggal ketika berperang. Jika hanya pedang saja, ia hanya bisa menyerang tapi tidak mampu melindungi diri. Jika hanya perisai saja maka ia hanya bisa melindungi diri tanpa bisa menyerang musuh.

Sebagai prajurit Kristen, kita pun memiliki musuh yang setiap saat ini menyerang dan menjatuhkan kita. Karena itu kita harus memiliki senjata rohani, perisai dan pedang Roh. Pedang Roh adalah firman Tuhan Tuhan. Firman Tuhan mencacat bahwa “sebab firman Allah hidup dan lebih kuat dan lebih tajam dari pedang bermata dua manapun. Dan perisai iman artinya mempercayai setiap perkataan firman Allah.

Jadi ketika menghadapi musuh yaitu iblis, jangan pernah menggunakan kekuatan sendiri dan hikmat manusia. Tapi lawanlah iblis dengan kebenaran firman Tuhan dan iman yang teguh untuk mempercayai setiap perkataan Allah, sebab iblis sangat takut dengan kebenaran. Sebagai prajurit kita harus siap untuk menyerang sekaligus bertahan di waktu yang sama. Mari berperang dengan tenaga yang penuh dan menuju kemenangan.

Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun
Ibrani 4:12a

Bagikan Artikel: