Perhatikanlah Imanmu Kerdil!

Banyak di antara kita orang percaya yang mengetahui bahwa iman kita sedang tidak bertumbuh, bahkan menjadi kerdil. Hati kita ditumbuhi semak duri yang menghambat pertumbuhan firman Tuhan yang ditaburkan dalam hati kita. Benih itu sebenarnya sudah tumbuh namun pertumbuhannya terhambat sehingga tidak menghasilkan buah. Hal ini disebabkan oleh kesibukan kita yang seringkali membuat kita lupa dengan kondisi rohani kita, dan hal ini menyebabkan kita tidak mampu melihat Allah dan kehendak-Nya dalam hidup kita. Hubungan antara saudara dan sesama juga menjadi salah satu penghambat. Karena itu kita harus mempunyai inisiatif untuk membuat iman itu terus bertumbuh, salah satunya mengenali penyebab-penyebab yang menghambat pertumbuhannya. Luangkan waktu dengan Allah dan merenungkan, apakah yang paling berarti dari hidup ini. Kemudian ambilah Langkah-langkah untuk meningkatkan hubungan kita dengan saudara seiman dan bertumbuhlah bersama mereka.

Jadi pertumbuhan iman tergantung bagaimana cara kita hidup, memang benar bahwa Allah yang menabur, Allah juga yang memberi pertumbuhan. Tetapi kita harus melakukan bagian kita. Mari mengenali apa saja yanag membuat pertumbuhan iman kita kerdil, mari kita memberi waktu untuk bergaul dengan Allah dan merenungkan firman Tuhan, dan mari kita bergaul dengan saudara seiman agar kita dikuatkan. Mari lakukan segera, sebelum Allah datang dan mendapati hidup kita tidak menghasilkan buah.

Adalah seorang penabur keluar untuk menabur. Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan. Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.
Matius 13:3-4, 7

Bagikan Artikel: