Percayalah Pernyertaan Tuhan

Perjalanan orang Israel menuju tanah perjanjian yaitu tanah Kanaan, jaraknya tidak terlalu jauh. Namun bangsa itu dibawa Allah berputar dan memakan waktu hingga 40 tahun lamanya. Mengapa Tuhan membawa bangsa ini melewati jalan yang berputar, kenapa tidak mengambil jalan pintas saja, yang lebih cepat. Pikiran Allah berbeda dengan pikiran kita! Allah mengetahui pasti keberadaan umat pilihan-Nya. Bangsa Israel adalah bangsa dengan mental budak karena mereka telah diperbudak 400tahun di Mesir, mereka tidak punya keahlian apa-apa dalam hal berperang. Jika Allah membawa mereka melewati jalan yang lurus, bangsa itu harus menghadapi bangsa Filistin, bangsa yang kuat pada saat itu, sedangkan bangsa Israel tidak memiliki pengalaman apa-apa. Allah membawa bangsa ini berputar karena Allah ingin membentuk karakter bangsa ini, Allah ingin bangsa Israel belajar tentang arti berserah kepada pimpinan Tuhan. Sebab selama ini mereka di Mesir beratus-ratus tahun hanya tunduk kepada Raja Firaun, Allah ingin bangsa ini memiliki ketundukan kepada Allah.

Jadi ketika melihat peristiwa ini, kita dapat belajar bahwa Allah tidak pernah melakukan sesuatu tanpa memiliki tujuan. Ia selalu memikirkan sesuatu yang terbaik bagi umat-nya, meskipun kadangkala apa yang Tuhan izinkan untuk melatih dan mengajar kita itu terasa berat. Jika kita ingin lulus ujian Tuhan, kita hanya perlu berserah penuh kepada-Nya, tunduk kepada apa yang Tuhan mau, maka kita akan melihat penyertaan-Nya dan pemeliharaan yang luar biasa yang Tuhan lakukan atas hidup kita.

TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waaktu malam dalam tiang api umtuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam
Keluaran 13:22

Bagikan Artikel: