Pengampunan Tak Ternilai

Pengampunan Tak Ternilai
Pengampunan Tak Ternilai

Seorang anak baru saja didapati menjual aset ayahnya. Setelah menghabiskan seluruh uangnya, anak itu ditinggalkan oleh teman-temannya. Ia kemudian menjadi sadar bahwa uang tidak mampu membeli kasih dari teman-temannya. Dengan segala penyesalannya, ia kembali menemui ayahnya untuk meminta maaf. Ia sudah bersiap jika nanti diusir oleh ayahnya dan bahkan dimasukkan ke dalam penjara. Betapa terkejutnya ketika ayahnya menyambut dengan penuh cinta seolah-olah melupakan apa yang telah ia lakukan.

“Kesalahan yang telah kau lakukan tidak sebanding dengan hidupmu. Kau tak akan pernah mempelajari sesuatu jika kau tak pernah melakukan kesalahan. Yah pernah melakukan kesalahan dan waktu itu hampir mati. Tuhan membebaskan ayah dari maut dan pengampunan-Nya membuat iman ayah bertumbuh.”

Orang bijak akan belajar dari kesalahan yang pernah ia lakukan, tetapi orang bodoh akan mengulangi kesalahan yang sama. Kebangkitan berawal dari perjuangan keras dari sebuah kejatuhan. Dan pengampunan adalah kesempatan emas yang diberikan agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Berapa banyak dosa yang telah kita lakukan? Berapa banyak pula pengampunan yang Tuhan lepaskan atas hidup kita? Jangan biarkan kita gagal menjadi berkat, sebab kita tidak berhak atas napas hidup kita.

Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

Matius 26:28

Bagikan Artikel: