Pengabdian yang Benar

Yesus berkata kita tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Bayangkanlah mencoba bermain pada dua regu sepak bola pada saat yang sama. Tidak mungkin bisa. Kita pun tidak dapat membagi tenaga dan kesetiaan antara dua kekuatan rohani yang bertentangan. Kita tidak dapat melayani Allah yang benar dan allah yang palsu. Kita harus memilih, dan pilihan yang masuk akal adalah melayani Allah. Hidup melayani Allah itu penuh dengan berkat dan pahala rohani. sementara iblis berusaha membinasakan dan pada akhirnya hanya akan menawarkan kematian. Allah berusaha mengaruniakan kita hidup penuh sukacita dan kebebasan, dengan hidup kekal sebagai pahala yang terakhir. Kita tidak mungkin rugi jika kita berpihak kepada Allah.

Karena itu pilihan kita di dunia ini, menentukan tempat terakhir di mana kita berada dalam kekekalan nanti. Apakah kehidupan kekal atau kematian kekal. Kita hanya dapat memilih salah satunya. Karena itu pilihlah pilihan yang tepat hari ini. Pilihlah mengabdi kepada Allah maka akhi hidup kita adalah kehidupan kekal, tetapi jika kita memilih mengabdi kepada dunia ini maka akhir hidup kita adalah kematian kekal. Karena itu jangan pernah main-main dengan pilihan hidupmu hari ini, jalani dengan benar dan sungguh-sungguh karena itu yang akan menentukan akhir hidup kita kelak.

Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.
Lukas 16:13

Bagikan Artikel: