Pembawa Gambar Allah

Manusia adalah pembawa gambar Allah. Manusia sungguh-sungguh memiliki kesamaan dengan Allah. Gambar dan rupa Allah ini adalah suatu kualitas yang menjadikan manusia istimewa dalam hubungannya dengan Allah. Kenyataan bahwa manusia adalah gambar dan rupa Allah menjadikan manusia berbeda dengan binatang dan semua makhluk lainnya. Sejauh kita belajar dari Alkitab, malaikat pun tidak mendapat keistimewaan  dan kemuliaan ini, meskipun seolah-olah memiliki kemuliaan yang demikian. Alkitab menegaskan pula bahwa manusia satu-satunya makhluk ciptaan yang segambar dan serupa dengan Allah yang memiliki kualitas untuk menguasai segala ciptaan-Nya yang lain. Manusia diberi keistimewaan terhadap semua ciptaan Allah untuk dapat digunakan untuk kelangsungan hidup manusia dan diberi tugas dan tanggung jawab untuk dapat mengelola semua yang telah diciptakan-Nya.

          Dengan mengetahui bahwa kita adalah ciptaan Allah yang termulia, yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, maka kita wajib menghargai diri kita dan sesama kita sebagai ciptaan yang mulia dan mau menyatakan gambar dan rupa Allah dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kehidupan moral yang baik, kehidupan sosial dengan terlihat dari saling mengasihi dan hidup dalam damai dengan diri sendiri. Sebagai pembawa gambar Allah, kita diberi kualitas yang lebih agar dapat hidup seperti yang dikehendaki Allah sejak semula.

Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”
Kejadian 1:26

Bagikan Artikel: