Orang Kaya yang Sombong

Orang Kaya yang Sombong
Orang Kaya yang Sombong

Ada seorang kaya yang mengajak anaknya berkeliling ke kota-kota kecil. Orang kaya ini ingin menunjukkan kepada anaknya bahwa tidak ada orang lain yang mampu melebihi kekayaannya. Sampailah mereka di sebuah kota kecil itu dan melihat banyak orang harus bersusah payah menghasilkan uang untuk membeli makanan, berbeda dengan dirinya yang selalu tersedia makanan enak di rumahnya.

“Nak, lihatlah mereka!”

“Aku sudah melihatnya, Yah. Rumah kita begitu besar dengan banyak dinding di mana-mana, namun rumah mereka lebih luas tanpa batas. Rumah kita dihiasi lampu-lampu yang ayah beli dengan harga mahal, namun mereka memiliki bintang-bintang. Kita makan daging, mereka makan nasi garam, mereka makan bersama-sama sedangkan aku hanya makan bersama para palayan. Ayah menytuh pejaga untuk melindungi kita, namun mereka bersama-sama untuk saling melindungi. Mereka bahagia, tapi aku tidak. Kita lebih miskin dibandingkan dengan mereka.”

Kekayaan yang sejati tidak diukur dari berapa banyak harta yang dimiliki. Uang tidak pernah bisa membuat seseorang menjadi bahagia. Uang juga tidak mampu membeli cinta. Seseorang yang hidupnya hanya fokus mengejar harta maka akan kehilangan kasihnya. Kehidupan yang mengejar harta akan kehilangan segala-galanya, melainkan hidup yang mengejar kasih Tuhan akan mendapatkan segala-galanya.

Siapa mempercayakan diri kepada kekayaannya akan jatuh; tetapi orang benar akan tumbuh seperti daun muda.

Amsal 11:28

Bagikan Artikel: