Orang Benar VS Orang Yang Merasa Benar

Ada perbedaan yang mencolok antara orang benar dan orang yang merasa benar. Orang benar akan hidup oleh iman yang benar, bukan hanya sekedar percaya. Iman yang benar adalah iman yang dibangun dengan hati nurani yang murni, dibangun di atas dasar kebenaran firman Tuhan dan yang dibangun dengan kekuatan hikmat dari Roh Kudus. Sedangkan orang yang merasa benar hanya sekedar percaya bukan dengan iman yang benar di dalam Kristus. Orang benar juga memiliki hati yang lemah lembut, mau ditegur, mudah dididik dan diajar serta bersedia dibentuk seturut dengan kehendak Tuhan. Sebaliknya orang yang merasa benar memiliki hati yang keras, tidak mau menerima teguran, nasihat atau masukan orang lain. Orang yang merasa benar cenderung suka mengkritik dan senang mencari kesalahan atau kelemahan orang lain, juga tidak mudah untuk dididik atau diajar karena merasa dirinya sudah benar. Orang benar juga tidak mencari perkenanan manusia, melainkan perkenanan Tuhan.

Setelah melihat beberapa perbedaan di atas, kita bisa menilai diri kita sendiri. Kita masuk dalam kategori orang benar atau orang yang merasa benar. Ingatlah bahwa kita adalah orang-orang yang sudah dibenarkan oleh Allah, namun bukan berarti kita sudah menjadi orang benar-Nya Allah. Karena itu mari kita terus berjuang untuk memiliki sikap hati yang benar, berpikir benar, berkata benar, bertindak benar dan memiliki cara hidup yang benar.

Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: orang benar akan hidup oleh iman.
Roma 1:17

Bagikan Artikel: