Mudahnya Berselingkuh, Sulitnya Menjadi Setia

Mudahnya Berselingkuh
Mudahnya Berselingkuh

Ada seorang pria yang baru saja mengantarkan istri dan anaknya ke stasiun. Karena alasan dipindahkan tugas kerjanya, maka pria itu menyarankan istri dan anaknya untuk tinggal bersama dengan orang tuanya. Sang istri begitu menurut dan tidak menaruh prasangka yang buruk. Rupanya semua itu hanya akal-akalan si pria. Semenjak berjauhan dengan istrinya, pria itu semakin leluasa untuk berselingkuh.

Sangat mudah bagi seseorang untuk berselingkuh jika mereka tidak mampu menguasai mata, hati dan pikirannya. Ada begitu banyak cara yang iblis pakai untuk menjatuhkan manusia yaitu melalui hawa napsu. Tuhan sangat membenci perceraian juga perzinahan, sebab orang-orang yang demikian tidak akan menghuni kerajaan surga.

Kita masih memiliki waktu untuk bertobat. Mungkin di antara kita ada yang masih berkubang dalam dosa perzinahan. Mulailah untuk melepaskan diri dari jerat-jerat manis yang mampu membawa kita kepada kebinasaan. Dosa itu terkadang seperti madu di mana membuat kita ingin mencecapnya lagi.

Bersyukurlah kita yang mampu mempertahankan kesetiaan. Siapakah di dunia ini yang rela diselingkuhi? Adakah yang rela berbagi cinta? Jika kita mampu setia kepada Tuhan, maka kita juga pasti mampu setia kepada pasangan hidup kita dan kita juga setia untuk selalu melakukan yang benar di mata Tuhan.

Dengan kasih dan kesetiaan, kesalahan diampuni, karena takut akan TUHAN orang menjauhi kejahatan.

Amsal 16:6

Bagikan Artikel: