Menyimpan Kebahagiaan

Menyimpan Kebahagiaan
Menyimpan Kebahagiaan

Ada sebuah cerita tentang kotak yang diberikan Tuhan kepada kita, berwarna putih dan hitam. Semua sukacita dan kesuksesan yang kita peroleh dimasukkan ke kotak putih. Semua kesedihan, masalah, kegagalan kita masukkan ke kotak hitam. Lalu suatu hari kedua kotaknya dibuka dan didapati kotak putih berisi penuh dengan hal-hal indah dan menyenangkan, namun kotak hitam kosong tidak ada isinya. Mengapa? Karena Tuhan telah mengambilnya dan menghapusnya agar hidup kita dapat dipenuhi dengan hal-hal baik saja.

Allah mengasihi kita seperti seorang Bapa mengasihi anaknya. Ia hanya ingin memberi yang terbaik, memberi hal-hal indah dan hal menyenangkan dalam hidup kita. Sakit hati, kecewa, masalah, dan setiap pergumulan kerap menghantam kita dari berbagai sisi. Namun ada tujuan yang baik di baliknya, agar iman dan kesetiaan kita semakin besar atau karena kita yang mulai menjauh dari Tuhan. Kita akan melewati semua itu dan kemudian memasukkannya ke kotak hitam, agar yang tersisa hanya yang baik

Dalam hidup ini Allah juga memberi kita kotak putih dan hitam untuk menyimpan semua hal yang kita alami. Yang tersimpan dalam kotak putih akan tetap ada dan mengisi hari-hari kita. Sementara yang kita letakkan di kotak hitam akan hilang karena Tuhan tidak akan membiarkan semua itu menghancurkan hidup kita. Semua kesulitan itu tidak harus merusak hari kita, kita boleh menghadapi kesulitan namun hari-hari kita hendaklah senantiasa penuh sukacita. Bawalah semua ketakutan, kesakitan, dan kegagalan kepada Tuhan agar Ia menghapusnya dan hanya akan menyisakan kebahagiaan saja.

Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

1 Petrus 5:7

Bagikan Artikel: