Menyakiti Aku

Menyakiti Aku
Menyakiti Aku

Ada sebuah kisah di mana seorang anak perempuan begitu tidak percaya diri. Anak itu mempunyai fisik yang tidak sempurna sehingga banyak teman-teman yang mengejeknya. Anak perempuan itu menjadi begitu sedih dan berjanji akan membuat teman-teman yang mengejeknya itu menyukai dirinya.

Dia mulai mengubah penampilannya sehingga kekurangan fisik tertutupi. Dan agar menjadi lebih disenangi, ia mulai memasuki pergaulan bebas. Anak perempuan itu mulai ke klub-klub malam, minum minuman keras yang secara tidak sadar telah merusak dirinya sendiri. Ia menjadi sangat berbeda.

Suatu malam ia tertidur. Dalam tidurnya ia mendengar ada seseorang yang berbicara dengan lembut kepadanya. “Mengapa kau menyakiti Aku?” Ia kemudian menjadi sadar bahwa yang berbicara kepadanya adalah Tuhan Yesus. Ia menjadi sadar bahwa saat ia tidak bisa menjaga hidupnya dan merusak dirinya sendiri, itu sama halnya telah menyakiti Tuhan Yesus.

Kita adalah bagian dari tubuh Kristus. Yang Tuhan harapkan adalah agar kita bisa menjadi saluran berkat dan orang-orang bisa melihat kemuliaan Tuhan melalui kehidupan kita. Kekurangan yang ada bukanlah untuk dikutuki melainkan disyukuri sebab melalui kekurangan Tuhan akan memberikan anugerah. Tuhan selalu datang untuk memberikan pengampunan dan menginginkan pertobatan kita.

Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

1 Korintus 6:19-20

Bagikan Artikel: