Menunggu Pertolongan Tuhan

Satu bulan yang lalu, teman saya berkeluh kesah. Dia adalah salah satu korban phk akibat pandemi yang belum usai juga hingga saat ini. Dia sudah berdoa, sudah berusaha mencari jalan keluar, namun hasilnya nihil. Bukannya mendapatkan pemasukan tambahan, yang ada perekonomiannya semakin sulit.

Dia putus asa tapi dia juga tahu bahwa rasa putus asa tidak akan bisa membantu. Ketika semua hal sudah dia lakukan, dia memutuskan untuk menunggu pertolongan Tuhan. Dia menunggu dengan iman di tengah-tengah situasi yang tidak pasti. Dan kabar yang saya dapat terakhir ini, dia mempunyai kios sayuran. Setiap pagi dagangannya habis, lantaran banyak tetangganya yang enggan keluar rumah untuk ke pasar. Bermula dari menjajakan jastip (jastip) hingga memutuskan membuka kios sendiri.

Ketika berdoa sudah kita lakukan, berusaha pun berkali-kali dicoba, namun tidak satupun membuahkan hasil, di situlah waktunya untuk kita menunggu pertolongan Tuhan. Jangan takut dan jangan kuatir, Tuhan pasti menolong. Akan selalu ada jalan keluar bagi orang yang berharap kepada-Nya. Tuhan selalu memiliki cara untuk memelihara kita.

Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah┬átakut, Akulah yang menolong engkau.”

Yesaya 41:13

Bagikan Artikel: