Menjatuhkan Orang Lain

Menjatuhkan Orang Lain
Menjatuhkan Orang Lain

Ketika memperhatikan pemain catur, bidak-bidak di atas papan catur itu akan saling menyerang dan menjatuhkan. Para pemain harus memiliki strategi untu bisa mengalahkan lawannya dan lolos sebagai pemenang. Itulah yang terjadi saat bermain catur. Tapi bagaimana dengan kehidupan kita di dunia? Apakah kita memetakannya dalam kehidupan sehari-hari?

Ada orang-orang yang ingin terlihat paling baik di depan atasannya namun menggunakan cara yang salah. Untuk bisa mengangkat dirinya, maka mereka cenderung untuk menjatuhkan rekannya dengan cara mengungkan keburukan rekannya. Selain itu juga akan menciptakan fitnah untuk “membunuh” keberhasilan orang lain.

Saya pernah mengalami hal seperti itu, di mana saya dijatuhkan oleh rekan kerja saya di hadapan atasan. Karena pengalaman itulah saya belajar untuk bisa menghilangkan keinginan untuk menjatuhkan orang lain. Kasih itu tidak pernah menyerang orang lain. Kasih itu akan menutup aib orang lain. Kasih itu akan selalu memperkatakan yang baik.

Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Efesus 4:29

Bagikan Artikel: