Menjaga Keluarga dengan Doa

Ada seorang ibu yang setiap hari selalu merasa cemas. Ia terus khawatir akan anak-anak dan suaminya. Anaknya yang pertama menempuh perkuliahan di luar kota, demikian pula suaminya yang harus bekerja jauh darinya. Sementara anaknya yang paling kecil harus mengikuti banyak les untuk mengejar pelajaran di sekolah. Ibu itu memiliki pikiran yang negatif. Ia selalu menduga-duga jika nantinya bisa saja hal buruk menimpa keluarganya.

Apa yang ibu itulakukan hanya akan menyakiti dirinya sendiri. Kecemasan tidak akan pernah bisa melawaan situasi. Kecemasan juga tidak bisa menolong keluarga yang jauh darinya. Seseorang yang hidupnya penuh kecemasan tidak akan pernah bisa menikmati berkat dan akan diserang depresi.

Sebagai orang yang percaya pada Tuhan Yesus, daripada waktu kita dibuang hanya untuk memikirkan kecemasan, akan lebih baik jika dipergunakan untuk berdoa. Di dalam doa ada kuasa yang besar. Mungkin kita tidak bisa menjaga keluarga yang jauh dari kita, namun Tuhan dapat melakukannya. Jika kita memintanya melalui doa, maka Tuhan akan mendengar dan bertindak seturut seruan hati kita. Doakan selalu keluarga kita, sebab hanya doa yang mampu menjaga mereka.

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita

Efesus 3:20

Bagikan Artikel: